Menanam Anggrek

Budidaya anggrek memiliki banyak keuntungan, selain mempercantik rumah,sebagai sumber penghasilan, dan juga melestarikan spesies bunga yang beberapa diantaranya dilindungi pemerintah. Melalui PP No. 7, tahun 1999, pemerintah melindungi beberapa jenis anggrek yaitu : anggrek koribas, anggrek hitam, anggrek hartinah, anggrek albert, anggrek jamrud, anggrek raksaksa irian, dan anggrek ki aksara. Bagaimana ? Anda tertarik berbudidaya anggrek ? Berikut tips merawat anggrek yang wajib diperhatikan :

1. Perhatikan lokasi, suhu, dan tingkat kelembaban. Anggrek akan tumbuh sangat baik, di dataran tinggi, walaupun juga bisa bertahan di dataran rendah. Temperatur yang ideal bagi anggrek adalah : 15 s/d 35 derajat celcius, dengan suhu optimum 21 derajat celcius, dengan sirkulasi udara yang baik, dan kelembaban udara antara 65% – 70%.

2. Pot :
Media tanam untuk anggrek dapat menggunakan : pot tanah, atau pot plastik, maupun menggunakan blok blok pakis yang digantung di pohon.

3. Media tanam :
Media tanam yang baik untuk anggrek adalah jenis pakis, moss, sabut kelapa, arang kayu, pecahan batu bata atau genteng. Yang penting, media tanam tidak cepat lapuk, mudah bagi akarnya untuk menempel, berongga untuk sirkulasi udara, dapat menyimpan zat hara, serta tidak mudah terhinggapi penyakit. Agar tanaman terhindar dari hama, sebaiknya media tanam diganti secara teratur tiap 6 bulan sekali.

4. Usahakan tanaman anggrek tidak tersorot matahari secara langsung. Namun, sinar matahari pukul 7 sampai 9 pagi masih boleh menyorot langsung pada tanaman.
Bila kepanasan, daun anggrek bisa gosong. Sedangkan bila tidak terkena sinar matahari sama sekali, anggrek akan kurus dan berdaun sempit.

5. Perhatikan cara penyiraman yang tepat. Secara berkala, pantaulah media tanamnya, apakah sudah kering atau masih basah. Gunakan sprayer untuk membasahi media tanam dan menyirami pohon anggrek. Cukup semprotkan air bersih 2 kali sehari. Ingat, jangan semprot bunganya, karena bunga anggrek bisa rontok bila terlalu sering disemprot air.

6. Untuk pertumbuhan yang sehat, berilah pupuk agar anggrek rajin berbunga indah. Ambil jenis pupuk cair (pupuk daun), dengan unsur makro NPK sesuai dengan usia tanaman.
Anggrek muda butuh unsur N yang lebih banyak. Sedangkan anggrek siap berbunga memerlukan unsur P lebih banyak. Pemupukan cukup seminggu sekali dengan dosis 1/2 sedot untuk 1 liter air. Larutan pupuk disemprotkan pada daun dan akar.

Pos ini dipublikasikan di Lingkungan, Tips. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s